Sabtu, 04 November 2017

Berlagak Anggota TNI, Ke-2 Kaki Suratmin Ditembak Polisi Resor Asahan

Berlagak Anngota TNI, Ke-2 Kaki Suratmin Ditembak Polisi Resor Asahan

Kisaran, (LWI Pos);

Berlagak sebagai anggota TNI dan melakukan pemerasan, Suratmin (41) warga lingkungan V Kelurahan Kedai Ledang Kecamatan Kota Kisaran Timur Asahan, akhirnya menjadi pesakitan dan menginap di hotel prodeo Polisi Resor (Polres) Asahan, setelah ke-dua kakinya ditembak Polisi Satreskrim Polres Asahan, Kamis (2/11/17) di tempat persembunyiannya Kota Duri Riau.

Hal itu, disampaikan Kanit Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Bayu Putra Samara, S.IK. melalui Kanit Jatanras Ipda M. Khomaeni, S.T.K. dalam siaran persnya, Sabtu (4/11/17) di Mapolres Asahan Jalan A. Yani Kisaran

Khomaeni mengatakan, bahwa tim Jatanras telah melakukan penangkapan terhadap tersangka, berkaitan dengan perbuatan yang telah dilakukannya sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 ayat (1 dan 2) KUHP.

Dia menjelaskan, kronollogis tersangka dalam menjalankan aksinya bersama 3 kawanan lainnya (DPO) menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Vixion dengan tanda nomor kendaraan yang dipalsukan K.45.DIM dan Honda Mio tanpa plat nomor polisi, secara hunting mencari sasaran, dan sesampainya di Jalinsum Desa Sei Dadap, ke-4 tersangka ini menghentikan mobil Truck BK 9078 YI, dan setelah mobil Truck tersebut berhenti, tersangka Suratmin alias Surat memukul wajah pengemudi truck Herman sembari menodongkan sebilah pisau, tersangka selanjutnya merampas uang korbannya sebanyak Rp.600 ribu serta barang-barang milik korban.

Berdasarkan adanya laporan polisi nomor LP/682/X/2017/SU/Res.Ash tertanggal 23 Oktober 2017, Sat Reskrim Polres Asahan menugaskan unit Jatanras untuk memburu pelaku pencurian dengan kekerasan tersebut, unit Jatanras mendapatkan kabar keberadaan ke-4 tersangka saat itu berada di Duri Riau. 

Rabu 1 November 2017 Tim Jatanras bergerak ke Duri Riau untuk melakukan penangkapan. Hanya bermodalkan satu lembar foto tersangka Suratmin alias Surat, pada Kamis (2/11/2017) sekira pukul 23.00 Wib melakukan penggerebekan pada sebuah rumah kontrakan yang dihuni oleh ke-4 tersangka. 

"Ke-tiga tersangka lainnya berhasil meloloskan diri dari sergapan kami, dan satu tersangka yaitu Suratmin alias Surat saat hendak dilakukan penangkapan sempat melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam, untuk menghidari kejadian yang tidak diinginkan, kami  membeti tembakan peringatan, namun dia masih melawan dan mengancam keselamatan petugas dan akhirnya kami mengambil tindakan tegas  dengan melakukan tembakan terarah dan terukur," kata Khomaeni.

Tersangka saat dilakukan interogasi, mengakui semua pebuatannya dan tersangka juga merupakan residivis dalam kasus yang sama, selain itu tersangka bersama komplotannya juga pernah melakukan perbuatan kejahatan yang sama berdasarkan laporan polisi nomor LP/654/X/2017/SU/Res.Ash tertanggal  12 Oktober 2017.  

Khomaeni mengatakan, Suratmin bersama komplotannya dikenal sadis dalam menjalankan aksi kejahatannya, selain itu tersangka dalam aksinya selalu menggunakan pakaian loreng militer, demikian juga kendaraan Yamaha Vixon yang digunakannya menggunakan plat nomor K.45.DIM, yang sepintas seperti bertuliskan KASDIM, tersangka saat ini sudah berada di Rumah Tahanan Polisi Polres Asahan berikut sejumlah barang bukti sangkur, pisau dan rencong, baju kaos, jaket, serta celana loreng militer yang digunakan untuk menjalankan aksi kejahatan, satu unit sepeda motor Yamaha Vixon tersebut.

"Tersangka dapat dijerat dengan pasal 365 ayat (1 dan 2) KUHP dengan ancaman hukuman paling lama dua belas tahun penjara," pungkasnya.(W-08).


1.132 KK Dari 8 Desa Di Asahan Kembali Dilanda Banjir

1.132 KK Dari 8 Desa Di Asahan Kembali Dilanda Banjir

Kisaran, (LWI Pos);

Sedikitnya 1.132 KK dari 8 Desa pada 4 Kecamatan di wilayah Kabupaten Asahan, mulai Senin 30 Oktober hingga Sabtu 4 November 2017 kembali dilanda banjir. Demikian informasi laporan situasi (Lapsit) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan yang diterima LWI Pos, Sabtu (4/11/17) di Kisaran.

Kepala BPBD Kabupaten Asahan Syahrifuddin Harahap melalui Kabiddarlog Khaidir Sinaga, S.STP. membenarkan 8 Desa dari 4 Kecamatan sejak Senin-Sabtu dilanda banjir, yaitu Desa Teladan, Desa Piasa Ulu, Desa Terusan Tengah, Desa Jatisari (Tinggi Raja), Desa Prapat Janji, (Setia Janji), Desa Sei Silau Barat, Sei Silau Tua ( Buntu Pane) dan Desa Ledong Barat (Aek Ledong).

Khaidir menjelaskan, bahwa daerah terdampak banjir tersebut, disebabkan intensitas hujan rendah-tinggi dengan waktu lama dan meluapnya beberapa Sungai di Asahan diantaranya, Sungai Piasa Ulu, Sungai Aek Piasa, Sungai Pulpul, Sungai Asahan, Sungai Aek Silau dan Sungai Ambalutu yang merupakan luapan titik wilayah hulu dengan ketinggian 10-90 cm.

Dari situasi itu, BPBD Kabupaten Asahan menaikkan status "Siaga" dan mengambil langkah serta tindakan penanggulangan dengan

tetap malakukan pemantauan, pengerahan aparat TRC SATGAS BPBD Kabupaten Asahan yang memfasilitasi koordinasi dengan FKPK Kecamatan dan Desa terdampak beserta perangkatnya dalam pengevakuasian,  pengamanan,  dan penyiagaan Posko Lapangan. 

Khasidir menyampaikan, dampak banjir kali ini menyebabkan 3 jembatan plat beton yang menghubungkan beberapa Kecamatan daerah di Tinggi Raja dan sekitarnya rusak, sementara korban jiwa tidak ditemukan.

Bupati Asahan Drs. H. Taufan Gama Simatupang, M.A.P. melalui BPBD mengimbau kepada seluruh warga yang wilayahnya terdampak banjir, untuk tetap siaga dan berkoorfinasi dengan para petugas agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan serta mengungsi dan menempati posko-posko yang telah disediakan Pemerintah. (W-08).




Jumat, 03 November 2017

Panwaslih Asahan Gelar Sosialisasi Pemilu 2019 Kepada Wartawan

Panwaslih Asahan Gelar Sosialisasi Pemilu Kepada Wartawan

Kisaran, (LWI Pos);

Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Asahan gelar sosialisasi pengawasan Pemilu serentak Tahun 2019, Jumat (3/11/17) di Aula Sabty Garden Hotel Jalan Diponegoro Kisaran.

Ketua Panwaslih Kabupaten Asahan Islami Irfan Rambe, S.H., M.Kn. dalam paparannya menyampaikan, perlunya sosialisasi Pemilu serentak Tahun 2019 kepada masyarakat khususnya Insan Pers, untuk mengetahui bahwa selain Pilgubsu yang akan dilaksanakan Tahun 2018, jadwal dan tahapan Pemilu Legislatif (Pileg) Tahun 2019 telah masuk dan harus diawasi.

Menurut Irfan, tugas Panwaslih sangat riskan, karena ada 2 kegiatan pesta demokrasi yang harus diawasi dan kesuksesan harus kita capai.

Irfan menjelaskan, walaupun semua sudah diatur melalui Undang-Undang, PKPU dan Perbawaslu, namun kemungkinan pelanggaran tetap akan terjadi untuk itu akan tetap mendapat pengawasan.

"Alat kerja pengawasan berupa panduan, standart pengumpulan informasi, laporan tahapan pemilihan dan evaluasi menjadi hal yang penting dalam keberhasilan Pemilu," kata Irfan.

Sementara, pimpinan Divisi PHL Komaedi Hambali Sihambaton, S.H., M.H. menyebut, bahwa dalam rangka menyukseskan Pemilu bukan diukur dari tingkat pelanggaran, namun keamanan dan partisipatif masyarakat menjadi hal yang tidak terlepaskan.

"Begitupun," kata Hambali, setiap pelanggaran akan kita tindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku."

Hambali meminta, kepada masyarakat untuk tidak takut dan sungkan melaporkan bila terjadi dugaan pelanggaran kepada Panwaslih yang sedang bertugas di wilayah masing-masing.

Divisi SDM Panwaslih Kabupaten Asahan Halimahtusakdiyah, S.H. menyampaikan, tujuan sosialisasi kepada Insan Pers adalah untuk membantu dan bekerjasama dalam menginformasikan kepada masyarakat terkait perkembangan Pemilu yang dilaksanakan.

"Panwaslih bertugas mengawasi proses dan tahapan pemilu sesuai Undang-Undang dan Peraturan dan Wartawan juga sebagai sosial control tak terlepas dari pengawasan dari segala lini termasuk Pemilu," kata Halimah.

Sementara Ketua PWI Kabupaten Asahan Indra Sikoembang, S.H. mengapresiasi kinerja Panwaslih Kabupaten Asahan yang menggandeng Wartawan dan ikut menyukseskan Pemilu 2018 dan 2019 mendatang.

"Kami atas nama Wartawan di wilayah Asahan siap bekerjasama dengan Panwaslih Kabupaten Asahan untuk sama-sama menyukseskan Pemilu di Asahan," kata Indra. (W-08).

Rabu, 25 Oktober 2017

Ketua PeKaT - IB Asahan : Akan Kawal Dana Desa Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Ketua PeKaT - IB Asahan : Akan Kawal Dana Desa Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kisaran, (LWI Pos);

Dana Desa yang dialokasikan Pemerintah Pusat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan biaya pembangunanya diperuntukkan demi kesejahteraan dan pemberdayaan  masyarakat Desa, saat ini menjadi sorotan tajam bagi masyarakat yang notabene penggunaannya dinilai belum maksimal dan sering mendapat intervensi dari berbagai kalangan.

Hal ini, disampaikan Ketua DPD Pembela Kesatuan Tanah Air -Indonesia Bersatu (PeKaT -IB) Kabupaten Asahan M. Syihabuddin dalam acara Seminar Sehari dan Deklarasi para Kepala Desa se-Kabupaten Asahan, Selasa (24/10/17) di Aula Sabty Garden Hotel Jalan Diponegoro Kisaran.

Dalam kesempatan itu, Syihabuddin memberi dukungan dan berjanji akan melawan segala bentuk intervensi dari pihak manapun yang berusaha untuk mengganggu dan mengintervensi para Kepala Desa dalam rangka membangun Desa.

"Kami (PeKaT - IB) Asahan akan berada pada garda terdepan terhadap segala bentuk intimidasi dan intervensi yang dilakukan oleh siapa saja kepada para Kepala Desa dalam melaksanakan pembangunan dan pengelolaan Dana Desa," tekad Syihabuddin yang sehariannya dipanggil Said Murshi.

Said berharap, dengan terlaksananya kegiatan tersebut, para Kepala Desa untuk tidak perlu takut dan segan menggunakan Dana Desa demi kesejahteraan masyarakat Desa di Kabupaten Asahan.

“Ke depan, kita akan membangun hubungan yang sinergis antara Pemerintah Desa, Wartawan dan Pegiat LSM dalam pengawasan penggunaan Dana Desa sesuai dengan tema seminar hari ini," katanya.

 

Sementara, Bupati Asahan Drs. H. Taufan Gama Simatupang, M.A.P. diwakili Plt. Kadis PMD Paijan, S.H., M.M. menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas seminar sehari yang di laksanakan Pekat-IB bekerjasama dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Asahan.

 

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Pimpinan DPD Pekat - IB yang telah memprakarsai kegiatan seminar ini. Pemerintah menilai kegiatan tersebut merupakan langkah yang sangat baik dan memberikan kontribusi yang sangat baik," katanya.

 

Bupati berharap, dengan terselenggaranya kegiatan seminar tersebut, akan terbangun satu pemahaman dan hubungan yang sinergis antara Pemerintah Desa dengan para insan Pers, LSM khususnya dalam pengawasan pengelolaan Dana Desa.

 

“Bupati menjelaskan, bahwa dalam kurun waktu 3 Tahun Dana Desa bergulir di Asahan mencapai 301 Milyar, telah banyak yang dibangun oleh Desa untuk mengembangkan roda perekonomian di pedesaan. Namun demikian, kita sadari kegiatan yang sepenuhnya dilakukan oleh Pemerintah Desa belum sepenuhnya sesuai dengan harapan masyarakat desa,” ujar Paijan.

Nurkarim Nehe, S.E., M.Si. sebagai narasumber pada acara tersebut menekankan tugas dan kewajiban seorang Wartawan dalam melakukan kegiatan jurnalistik.

Karim menjelaskan, bahwa Wartawan secara substansi berdasarkan UU Nomor 40 Tahun 1999 ayat 1 butir 4 adalah orang yang secara teratur melakukan kegiatan jurnalistik.

"Wartawan sesuai tugas dan fungsinya mencari, mendapatkan, menyimpan, mengolah data, investigasi dan mempublikasikan melalui media, bukan meminta-minta," kata Wartawan berpredikat Kompetensi utama itu.

Sementara, ketua Apdesi Asahan Sujud Prayitno, S.H. mengulas tentang Dana Desa Berkah atau Bencana bagi Kepala Desa.

 

Tak kalah menarik, pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Yayasan Pusaka Indonesia Dr. Edy Ikhsan, M.A. yang juga merupakan Dosen Fakultas Hukum USU memberikan materi berjudul “Status dan Peran Lembaga Swadaya Masyarakat dalam pengawasan Dana Desa”.

Kanit Tipikor Polres Asahan Iptu Rianto, S.H. memberikan materi dengan teknik penjelasan tentang tata cara penanganan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia kepada para Kapolda dan Kajati seluruh Indonesia.

 

Seminar Sehari tersebut, ditutup dengan penandatanganan Deklarasi oleh para narasumber dan Kepala Desa se-Kabupaten Asahan dan pemberikan dana bantuan kepada Apdesi Asahan berupa dana sebesar 5 juta rupiah yang diserahkan Ketua PeKaT - IB Asahan.

Penulis : Ir. Yanto

Wakil Pimpinan Redaksi SKM LWI Pos.

Kamis, 19 Oktober 2017

Plt. Kadis Kominfo : Etika Penting Dalam Berkomunikasi

Plt. Kadis Kominfo Asahan : Etika Penting Dalam Komunikasi

Kisaran, (LWI Pos);

Manusia sebagai makhluk sosial yang selalu berinteraksi dengan lingkungannya, tentu tidak pernah lepas dari hal berkomunikasi antara sesama dalam kehidupan sehari-hari. Etika komunikasi merupakan hal paling mendasar dalam berkomnikasi.

Hal itu, dikatakan Plt. Kadis Kominfo Kabupaten Asahan melalui Kabid Media Cetak dan Elektronik Arbin Tanjung, S.E. dalam acara Pelatihan Jurnalistik Asahan Pos Tahun 2017, Kamis (19/10) di Hall Bumi Asahan Hotel Jalan Lintas Timur Asahan Kisaran.

Menurut Arbin, dalam berkomunikasi baik melalui lisan dan atau media (tulisan dan telepon) etika komunikasi harus diterapkan, karena jika tidak, dapat menimbulkan kesalahpahaman yang memicu pertengkaran dan hal negatif lainnya.

Arbin menjelaskan, ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan untuk menerapkan etika kepada lawan bicara dalam berkomunikasi tatap muka diantaranya, perhatikan ketika mulai bicara, dengan melihat keadaan lawan, ramah dan sopan dan jangan hanya bicara, tapi harus mendengarkan lawan.

Dalam berkomunikasi lewat media baik telepon atau tulisan, adalah memperhatikan gaya tulisan, tanda baca dan menggunakan KBI baku, pikirkan apa yang akan ditulis dan atur intonasi bicara jika melalui telepon.

Jika hal itu dilakukan dengan benar, maka kesalahpahaman tidak akan terjadi, sebaliknya komunikasi berjalan lancar karena sama-sama saling menghargai dan dihargai.

Acara yang diikuti sebagian Wartawan Surat Kabar Asahan Pos, para Sekretaris Desa, Staf kantor Camat, para Guru dan peserta didik dari SMA Negeri 3 Kisaran menghadir narasumber Dosen STIE MIK Royal Kisaran Nur Karim Nehe, S.E., M.Si. dan Ketua PWI Kabupaten Asahan Indra Sikoembang, S.H..

Nur Karim Nehe dalam paparannya mengatakan, bahwa jurnalis atau Wartawan secara substansi berdasarkan Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 adalah orang yang melakukan kegiatan jurnalistik secara teratur.

Menurut Karim, kegiatan jurnalistik tersebut meliputi, mencari, mendapatkan, menyimpan, mengolah data dan memublikasikan melalui media cetak, elektronik dan atau media lain sejenisnya.

"Hal itu harus dituangkan dalam media dengan menggunakan rumus W5 H1 sebagai syarat utama penulisan berita," kata Nehe.

Sementara, Ketua PWI Asahan Indra Sikoembang, S.H. mengambil tema penting foto atau gambar dalam penyajian berita di Surat Kabar atau Koran.

"Tanpa gambar atau foto, berita itu tidak akan menarik pembaca untuk lebih tahu apa kebenaran berita yang disajikan," kata Indra.

Mengingat pentingnya foto atau gambar dalam suatu berita, teknik pengambilan foto atau gambar juga memegang peran yang tak kalah penting.

"Gambar atau foto dalam berita harus mampu mengilustrasikan pembaca, seolah-olah gambar itu hidup dan berbicara. Oleh karenanya moment pengambilan gambar harus tepat dan punya nilai yang baik," tutupnya. (W-08).



Rabu, 18 Oktober 2017

5000 Ton Rastra Telah Didistribusikan Kepada Masyarakat Di Asahan


5000 Ton Rastra Telah Didistribusikan Kepada Masyarakat Di Asahan

Kisaran, (LWI Pos);

Sedikitnya 5000 ton beras sejahtera (Rastra) hingga pertengahan smester IV Tahun 2017 telah disalurkan atau didistribusikan kepada warga kurang mampu di wilayah Kabupaten Asahan.

Pernyataan itu, disampaikan Kepala Bulog Drive III Kisaran Marjoni Busjal melalui Kasi Pelayanan Publik Samuel kepada Wartawan, Rabu (18/10) di kantornya Jalan A. Yani Kisaran.

Samuel mengklaim, bahwa sekurang-kurangnya 5000 ton rastra telah tersalur dengan capaian sekitar 83 % dari target 6000 ton yang harus disalurkan pada Tahun 2017.

Samuel mengaku, masih ada kegiatan penyaluran jatah bulan September lalu, namun pihaknya optimis penyaluran rastra akan berjalan lancar karena tetap dipantau dan berkoordinasi dengan Pemkab Asahan.

Sementara, Kepala Bagian Ekonomi Setdakab Asahan, Bahrum, S.T. didampingi Kasubag Sarana perekonomian dan BUMD, Susi Rahmawati menyebut, semakin cepat masyarakat menerima rastra, maka semakin cepat Pemerintah menekan angka kemiskinan, karena dengan tersalurnya rastra masyarakat bisa menikmati bantuan dari Pemerintah.

“Kami terus mendapatkan laporan dan terus membuat Surat Permintaa Alokasi (SPA) rastra untuk Asahan. Dan penyaluran rastra tetap kami berkoordinasi dengan pihak Bulog, agar rastra dapat disalurkan,“ kata Bahrum meyakini. (W-08).

Pemkab Asahan Canangkan 2000 RTLH Tahun 2017


Pemkab Asahan Canangkan 2000 RTLH Tahun 2017

Kisaran, (LWI Pos);

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mencanangkan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi Rumah Layak Huni (RLH) Tahun 2017 sebanyak 2000 unit.

Acara pencanangan tersebut dilakukan Wakil Bupati Asahan H. Surya, B.Sc., Rabu (18/10) di Desa Kapias Batu VIII Kecamatan Tanjung Balai Asahan.

Sambutan Bupati Asahan Drs. H. Taufan Gama Simatupang, M.A.P. yang dibacakan Wabup mengatakan, fungsi dan kegunaan rumah yang sangat penting dalam keluarga yang hidup berdampingan sesama masyarakat di sekitarnya.

Berdasarkan alasan tersebut dan masih banyaknya data RTLH di wilayah Kabupaten Asahan, Pemerintah bertekad untuk terus melaksanakan rehabilitas RTLH menjadi RLH hingga tuntas.

Bupati menyampaikan, data awal RTLH di Kabupaten Asahan tercatat 14.973 unit dan sejak Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2016 Pemerintah Kabupaten Asahan telah merehab RTLH sebanyak 11.992 unit.

"Pada Tahun 2017 ini, Saya dan H. Surya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Asahan menargetkan perehaban RTLH sebanyak 2000 unit," kata Wakil mengutip ujaran Bupati Asahan.

Bupati menambahkan, dengan selesainya target 2000 RTLH pada Tahun 2017, maka pada Tahun 2018 mendatang program RTLH yang dianggarkan melalui APBD dan APBN akan selesai.

Bupati berharap, dengan pencanangan rehab RTLH tersebut dapat menjadi semangat dan mendorong terwujudnya Asahan yang Religius, Sehat, Cerdas dan Mandiri.

Selain Wakil Bupati, turut hadir pada acara tersebut, Ketua TP PKK, Ketua Darma Wanita, para Asisten, para Staf Ahli, para Kepala Dinas, Kakan dan Badan, para Camat se-Kabupaten Asahan, para Lurah dan Kades dan undangan. (W-08).