Senin, 03 Desember 2018

Polres Asahan "Gulung" 9 Bandit Jalanan, 6 Diantaranya Ditembak

Polres Asahan "Gulung" 9 Bandit Jalanan, 6 Diantaranya Ditembak

Kisaran, (LWI Pos);

Sebanyak 9 orang pelaku kejahatan jalanan di bekuk petugas Satreskrim Polres Asahan di beberapa lokasi yang berbeda. Keberhasilan itu terungkap dalam kegiatan Operasi Sikat Toba 2018.

Demikian disampaikan Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. saat menggelar konferensi pers, Senin (3-12-2018) di Mapolres Asahan Jalan A. Yani Kisaran.

Para pelaku diantaranya Agung Gunawan (19), Dwi Agung Laksono (17), Fernando Simalango  (18), Winarsih (23), Syahrizal (35), Dedek Yan Sahputra Daulay (31), Rizki Fadillah Lubis(34), M. Irsayad Alias Irsayad (32), Andre Syahputra Alias Andre (32), dan Muhammad Rio Wandana Sihombing (28). 

Mereka ditangkap dalam waktu sepekan karena terlibat kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) dan pencurian dengan kekerasan (Curas). Dari para tersangka disita barang bukti 2 unit sepeda motor, 2 unit handphone, 3 unit mesin cuci dan 2 tabung gas ukuran 16 kilogram. 

"Sembilan orang tersangka ini merupakan para pelaku pencurian dengan kekerasan dan pemberatan. Enam orang tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur di kakinya, karena berusaha melawan petugas dan melarikan diri saat hendak ditangkap," tegas Faisal di dampingi Waka Polres Asahan Kompol M. Taufik dan Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja.

Para pelaku ini, lanjut Faisal, selalu menggunakan senjata tajam dan dikenal sadis saat beraksi, karena mereka tidak segan-segan melukai korbannya apabila melawan. 

Dalam konfetensi pers tersebut, Mantan Kasubdit III/ Jahtanras Polda Sumut ini juga memberi "Warning" kepada para pelaku kriminal untuk tidak bermain-main di wilayah hukum Polres Asahan.

"Kami tidak akan memberi ruang kepada penjahat Curat, Curas dan Curanmor di Kabupaten Asahan. Saya pasti menindak tegas kepada pelaku tindak pidana C-3 ini," tegasnya kembali.

Faisal juga tidak akan memberi ruang bagi para pelaku kejahatan khususnya kejahatan jalanan di Kabupaten Asahan. Jangan coba-coba, pasti akan saya sikat," pungkasnya. (W-04).

Kapolres Asahan Jenguk Warga Penderita Tumor Mata

Kapolres Asahan Jenguk Warga Penderita Tumor Mata

Kisaran, (LWI Pos);

Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. menyambangi kediaman salah satu warga untuk menjenguk Hendra yang didianogsa menderita tumor pada bagian matanya, Senin (3-12-2018) sekira pukul  16.00 WIB di Kelurahan Gambir Baru Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan.

Faisal yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr. Aris Yudhariansjah, dokter spesialis bedah dr. Herwanto, Sp.B., Kapolsek Kota Kisaran Iptu Eddy Siswoyo bersama Tokoh Pemuda Julianto Putra berkenan memberikan bantuan sembako sekaligus uang tali asih yang diterima Rama, istri Hendra.

"Kami sangat prihatin atas kejadian yang menimpa saudara kami ini. Begitupun kami minta pihak keluarga untuk tetap bersabar dan jangan mudah putus asa. Dalam penderitaan yang kita alami jangan ada pengingkaran. Teruslah memohon kepada Tuhan. Sebab tiada yang mustahil bagiNya," ucap Faisal di hadapan istri Hendra dan pihak keluarga.

Diakui Faisal, dirinya siap untuk melaksanakan sebuah kegiatan penggalangan dana untuk kesembuhan Hendra, sekaligus meminta masukan dengan pihak berkompeten dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dan dr. Herwanto yang merupakan dokter spesialis bedah ternama Kabupaten Asahan.

"Saya rasa kita masyarakat asahan ini masih tinggi toleransi untuk membantu sesama. Nanti kita buat penggalangan dana. Saya juga akan berkonsultasi dengan kepala dinas kesehatan dan dokter Herwanto mengenai langkah-langkah apa yang bisa kita buat untuk kesembuhannya," ujar Faisal dihadapan keluarga Hendra.

"Awalnya sakit di hidungnya. Terus saran dokter dibawa ke rumah sakit. Kami bawa ke rumah sakit Ibnu Sina di Padang. Di operasi, tapi gak lama bengkak di bagian hidung dan mata kirinya. Terus karena (rumah sakit ibnu sina) tidak mampu, disarankan ke rumah sakit yang ada di Provinsi. Tapi disitu suamiku bilang gak sanggup lagi, dan dia minta pulang saja ke Kisaran. Penglihatannya sudah kabur," terang Rama dihadapan Kapolres Asahan dan rombongan.

Kapolres Asahan mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sesama insan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dan program Polres Asahan bersama Tim Monstrac. "Polisi adalah Sahabat Masyarakat. Kali ini kita serahkan santunan berupa sembako dan uang tali asih kepada satu orang warga yang terkena kanker. Tujuan utama kita untuk membantu masyarakat yang kurang mampu," tutup Faisal.(W-04).

Minggu, 02 Desember 2018

Kapolres Asahan Gelar Perlombaan Kisaran Matic Race III  Piala Kapolres Asahan

Kapolres Asahan Gelar Perlombaan Kisaran Matic Race III  Piala Kapolres Asahan

Kisaran, (LWI Pos);

Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. menggelar perlombaan Olahraga Otomotif Kisaran Matic Race III Piala Kapolres Asahan 2018, Minggu (2-12-2018) di Jalan Abdi Setia Bakti Kota Kisaran.

Kapolres Asahan dalam sambutannya menyampaikan, tujuan dari pelaksanaan Matic Race tersebut adalah memberi kesempatan kepada anak-anak muda yang mencintai olahraga balap sepeda motor, agar tidak melakukan balapan liar yang bisa mengancam nyawa diri dan orang lain.

Selain itu, kegiatan yang sangat positip tersebut bisa sebagai ajang silahturahmi dalam membangun kesatuan dan persatuan antara kawula muda, sehingga terhindar dari perbuatan yang melanggar hukum atau pidana dan penyalahgunaan narkoba.

Namun sebaliknya, kata Faisal, dengan kegiatan Matic Race tersebut diharapkan menghasilkan para pembalap yang andal pada event-event skala nasional bahkan internasional.

"Saya sangat mendukung kegiatan otomotif dan akan terus melakukan kegiatan serta pembinaan kepada para pemuda yang hobi balap di Kabupaten Asahan," ujar Faisal dihadapan para peserta balap dan masyarakat saat membuka Kisaran Matic Race III 2018 Kapolres Asahan Cup. 

Faisal juga berjanji akan mendorong Pemerintah Kabupaten Asahan untuk membangun sirkuit balap yang standar, agar para pembalap di Asahan dapat menyalurkan bakatnya di lokasi yang resmi, serta untuk menghindari balapan liar di jalanan. 

"Jangan ada lagi nyawa melayang sia-sia di jalanan karena balap liar. Saya akan berusaha mengadakan kegiatan olahraga otomotif Road Race ini secara rutin, agar para pembalap bisa menyalurkan hobi nya dan dengan harapan akan melahirkan pembalap pembalap handal dari Kabupaten Asahan," kata Faisal saat menyerahkan hadiah kepada para pemenang balap Road Race III itu.

Orang nomor 1 di jajaran Polres Asahan itu, juga mengimbau para pemuda agar menjauhi narkotika. "Kegiatan olahraga otomotif ini juga untuk menghindari para pemuda dari bahaya narkotika. Jauhi narkotika dan tingkatkan prestasi dalam bidang olahraga, agar para pemuda dapat membawa nama harum Kabupaten Asahan dalam event-event olahraga tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional," pesan Faisal sambil menutup kegiatan perlombaan Kisaran Matic Race III 2018 Kapolres Asahan Cup.(W-04).

Tidak Akan Memaksakan Kehendak, Khairul Muslim Dikukuhan Menjadi Ketua Umum PB GEMKARA

Tidak Akan Memaksakan Kehendak,
Khairul Muslim Dikukuhan Menjadi Ketua Umum PB GEMKARA

Batubara, (LWI Pos);

Wartawan senior Drs.Khairul Muslim  dikukuhkan menjadi Ketua Umum PB GEMKARA (Gerakan Masyarakat Menuju Kesejahteraan  Kabupaten Batubara) masa bakti 2018-2023 di Pendopo Serba Guna Zahir Jalan Besar Lima, Puluh-Simpang Dolok, Jumat (30-11-2018).

Pengkuhan dilakukan Ketua dan Wakil Ketua Dewan Pembina PB GEMKARA Prof. Dr. H. OK. Saidin, S.H., M.Hum. dan Ir. H. Zahir, M.A.P. ditandai penyerahan Pataka GEMKARA Pengukuhan dengan mengusung  Tema "Kembali Ke Roh Perjuangan".

Dalam sambutannya, Khairul Muslim menegaskan, GEMKARA akan mengawal dan mengawasi jalannya pemerintahan, pembangunan dan berpartisipasi aktif membangun Kabupaten Batubara dibawah kepemimpinan Zahir-Oky. 

GEMKARA juga siap menghadapi oknum-oknum atau kelompok-kelompok ingin mengganggu  jalannya pemerintahan yang laksana kan sesuai peraturan yang berlaku.

Ditegaskan Khairul, tekad kita bagaimana kesejahteraan masyarakat segera terwujud  melalui pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pertanian, ketahanan pangan dan lain lain.

"Energi kita habis dan cukup terkuras.Kita harus belajar dari kepemimpinan dua periode lalu.Kita mendorong terwujudnya pemerintahan yang baik dan bersih," tegas Khairul.

"Tentunya ini tidak hanya menjadi tantangan pak Bupati terpilih Zahir tapi juga GEMKARA ikut beratanggung jawab melalui partisipasi sesuai porsi dan kemampuan.Jika Batubara mau berubah, kita harus dulu berubah," ujarnya.

Menurut Khairul, kita tidak akan memaksakan kehendak dan mesti menyadari akan peran masing-masing dan pemerintahan dipimpin Zahir-Oky juga akan menjalankan tugas dan amanah rakyat.

Acara tersebut, dihadiri Wakil Bupati terpilih Batubara Oky Iqbal Prima, Kapolres Batubara AKBP Robinson Simatupang, Ketua DPRD Batubara Selamat Arifin, Kejaksaan Negeri, Ketua Tim Transisi Zahir-Oky Syaiful Syafri, OPD, DPRD Batubara, Forum Masyarakat Da'i Da'iah Batubara Sumut, Anggota DPRD Sumut Zulkifli, Camat, Kepala Desa se-Batubara.

Sementars, Ketua Dewan Pembina GEMKARA OK Saidin juga bertekad, mewujudkan masyarakat Batubara lebih maju dan sejahtera selama kepenimpinan Bupati terpilih H. Zahir Batubara sudah kehabisan waktu hampir 10 tahun (3600 hari) dimana tidak ada kemajuan yang signifikan.

Kerenanya, GEMKARA diminta bersama Bupati  Zahir harus cepat mendesain pembangunan Batubara ke arah lebih baik dari sepuluh tahun lalu. "Marilah kita bekerja dan jalankan apa yang di harapkan oleh masyarakat Batubara sejalan tujuan GEMKARA," sebut OK Saidin.

Bupati terpilih  Ir. H. Zahir, M.A.P. mengungkapkan sejarah pemekaran Batubara  luar biasa mulai terbentuk BP3KB (Badan Pekerja Persiapan Pembentukan Kabupaten Batubara) yang melahirkan GEMKARA. 

Karenanya, Zahir butuh pendampingan dan saran dari GEMKARA dalam memimpin Kabupaten Batubara. "Tugas kedepan  tidaklah enteng, cukup berat  butuh dukungan GEMKARA dan elemen  masyarakat lainnya," tegas Zahir.

Progam Bupati harus sejalan dengan program Gubenur dan Presiden. Untuk itu dia meminta USU membantu mendesain dalam pelaksanaan program kerja nantinya.

"Seperti meneliti daerah Tanjung Tiram tentang kadar air dan kebersihan.
Pemkab Batubara juga  harus menjaga marwah dan wibawa pemerintahan. Saya siap untuk tidak populer atau dibenci orang karena kebijakan saya untuk meningkatkan PAD,APBD,dan penataan perparkiran.Ini semata untuk memajukan Batubara," ucapnya.

Justru itu, ketika hari ini GEMKARA dikukuhkan, saya berharap dukungan, seiring sejalan membangun kabupaten Batubara.  

"Mari kita semua lapisan masyarakat bergandengan tangan  membangun kabupaten  agar  tidak kalah dan lebih unggul dengan kabupaten lainnya.Sebab,Batubara saat ini sudah menjadi daerah strategis dan proyek industri nasional," ajaknya.

Kapolres Batubara AKBP Robinson Simatupang mengharapkan PB GEMKARA berpartisipasi aktif menyukseskan pembangunan dan menjaga situasi kondusif di Batubara.

Kepengurusan PB GEMKARA hasil Mubeslub GEMKARA 10 Mei 2018 di Asrama Haji Medan yakni, Dewan Pembina Prof. Dr. H. OK Saidin, S.H., M.Hum, Ir. H. Zahir, M.A.P., Azrin Marydha, Ahmad Husaini, H. Ruslan Hamid, Dr. H. Ismail Effendi, M.Si., Ahmad Badri, Drs. Anuardi, M.M., Syamsul Amri, Bahari, Alie Efendi.

Ketua Umum Drs  Khairul Muslim, Ketua Harian  Zulkarnain Achmad, Sekretaris Umum Syarkowi Hamid, Bendahara Umum Taufiq Doban.(W-04).

Sering Transaksi Narkoba, Rudi Sihombing Ditangkap Satres Narkoba Polres Asahan

Sering Transaksi Narkoba, Rudi Sihombing Ditangkap Satres Narkoba Polres Asahan

Kisaran, (LWI Pos);

Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait maraknya transaksi narkoba, Satuan Reskrim Narkoba Polres Asahan berhasil menangkap dan mengamankan seorang laki-laki dewasa Rudi Sihombing warga Dusun IV Desa Hessa Air Genting Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan.

Rudi, yang kesehariannya bekerja sebagai buruh bongkar muat ditangkap dan diamankan Polisi dari rumahnya, karena diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba di wilayah desanya, Minggu 2 Desember 2018 sekira pukul 11.00 WIB.

Demikian disampaikan Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. melalui Kasat Narkoba AKP Wilson.Siregar, S.H. kepada Wartawan, Ahad (2-12-2018) di Kantornya Jalan A. Yani Kisaran.

Kasat menyampaikan, kronologis penangkapan itu, bermula dari pada hari Ahad tanggal 2 Desember 2018 pukul 10.00 WIB, Sat Narkoba, menerima informasi  dari masyarakat tentang sering terjadi transaksi narkotika di Dusun IV Desa Hessa Air Genting Kecamatan Air  Batu Kabupaten Asahan.

Berdasarkan informasi itu, selanjutnya Kasat Res Narkoba Polres Asahan memerintahkan personil Opsnal Satres Narkoba melakukan penelidikan sesuai degan target dan tempat dimaksud.

Tim Opsnal Satres Narkoba langsung bergerak melakukan penyelidikan dan sekira pukul 11.00 WIB melihat target sedang berada di dalam rumahnya, selanjutnya Opsnal Sat Narkoba melakukan penggebrekan, penggeledahan dengan didampingi Pjs. Kepala Desa Hessa Air Genting dan berhasil mengamankan 1 org laki-laki yang  mengaku bernama Rudi Sihombing dan menemukan 1 (satu) plastik klip ukuran sedang berisikan butiran kristal diduga sabu, 1 (satu) buah Hp merk Strawberry, 1(satu) buah pipet skop, 1 (satu) bungkus palstik kosong, 1 (satu) buah timbangan Elektrik, 1(satu) buah dompet kecil, uang tunai Rp 300.000 dalam  kamar rumahnya. 

Dari hasil interogasi di TKP diakui pelaku, bahwa narkotika jenis Sabu tersebut diakuinya miliknya yang diperoleh dari seorang laki-laki  yang bernama Bulat warga Tanjung Balai.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti di atas dibawa ke Kantor Satres Narkoba Polres Asahan guna proses penyelidikan dan pengembangan.

Dari hasil penyelidikan di Satres Narkoba Polres Asahan, status pelaku ditingkatkan sebagai tersangka berdasarkan surat Laporan Polisi dan saat ini tersangka ditahan di ruang tahanan Satres Narkoba Polres Asahan untuk selanjutnya dilakukan penyidikan. (W-04).

Polsek Air Joman Amankan Seorang Penyalahgunaan Narkotika

Polsek Air Joman Amankan Seorang Penyalahgunaan Narkotika

Kisaran, (LWI Pos);

Kepolisian Sektor (Polsek) Air Joman berhasil mengamankan seorang laki-laki bernama Muhammad Shafid alias Shafid, (23) Wiraswasta wargaJalan  Imam Bonjol Gang Famili Kisaran Kabupaten Asahan.

Shafid, diamankan Tim Unit Reskrim Air Joman Hari Sabtu tanggal 1 Desember 2018 sekira pukul 23.00 WIB di Jalan umum Dusun IV Desa Subur Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan, tepatnya di samping kedai sampah Dusun IV Desa Subur karena diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Mapitupulu, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Air Joman AKP Selamat Riady, di kantornya, Minggu (2-12-2018) mengatakan, penangkapan tersebut bermula dari Sabtu 1 Desember 2018 sekira pukul 20.00 WIB, pihaknya mendapat informasi masyarakat yang melaporkan, bahwa di tempat tersebut ada transaksi narkotika jenis sabu.

 Berdasarkan laporan tersebut, Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Tagam Sanjuntak berserta tim-nya  untuk melakukan penyelidikan sesuai target pelaku dan tempat dimaksud.

Setelah melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap target di Jalan sebuah kedai sampah di Dusun IV Desa Subur Kecatan Air Joman Kabupaten Asahan, oleh tim melihat terduga pelaku sedang berdiri dan diduga menunggu seseorang pembeli narkotika.

Pada saat yang bersamaan, tim reskrim yang dipimpin Ipda Tagam Simanjuntak  langsung melakukan pengamanan dan penggeledahan.

Pada saat dilakukan pengamanan, terduga pelaku sempat membuang sesuatu di tanah di depan tak jauh dari tpat dia berdiri. Kemudian agggota memerintahkan pelaku untuk mengambil barang yang dibuangnya dan membukanya.

Setelah dibuka, bungkusan ternyata berisikan 3 plastik kecil berisikan butiran kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu.

Setelah diinterogasi di TKP, pelaku mengakui, bahwa barang tersebut adalah miliknya yang didapat dari dari seseorang yang tidak dikenal di pangkal titi Kisaran untuk dengan cara membeli dan berniat untuk dijual kepada orang lain.

Pada saat penggeledahan Tim berhasil mengumpulkan Barang bukti berupa1(satu) plastik jajanan ringan merek pilus 3 (tiga) paket plastik kecil berisi keristal bening diduga sabu berat 0,32 gram (bruto), 1 (satu) plastik klip kosong, uang kontan sebanyak Rp 60.000 (enam puluh ribu rupiah).

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan polisi, pelaku ditingkatkan statusnya sebagai tersangka dengan Laporan Polisi Nomor :LP/   / XII/2018/SU/Res ash/Polsek Air joman tanggal 01 Desember 2018 dan tersangka saat ini ditahan di Mapolsek Air Joman guna penyidikan selanhutnya. (W-04).

Sabtu, 01 Desember 2018

Empat Pelaku Jambret Beraksi, 3 Ditangkap Polisi, 1 Ditembak, 1 Lainnya Buron

Empat Pelaku Jambret Beraksi, 3 Ditangkap Polisi, 1 Ditembak, 1 Lainnya Buron

Kisaran, (LWI Pos);

Tim Unit Reskrim Polsek Kota Kisaran meringkus tiga pelaku jambret, Jumat (30-11-018) sekira pukul 19.00 Wib kemarin. Satu di antaranya terpaksa ditembak karena berusaha melawan petugas saat akan dilakukan pengembang.

Ketiga pelaku jambret itu adalah AGH (19) dan DAL (17) seorang pelajar, keduanya warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Dusun VIII Desa Meranti serta PS (17), warga desa Sei Belitung. Mereka melakukan penjabretan bersama DK (18) , warga Jalan Pasar Kacang, Kecamatan Tanjung Tiram, Batubara yang saat ini masih dalam pengejaran polisi (buron).

Kapolsek Iptu Eddy Siswoyo, membeberkan kronologi perampokan dan penangkapan ketiga terduga pelaku, di Mapolsek Kota Kisaran, Sabtu (1-12-2018).

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan Winda Sari (21), warga Suka Damai Kecamatan Pulau Bandring, ke Mapolsek Kota pada Jumat 29 November 2018.

Winda mengaku jadi korban penjambretan pada tanggal 26 November 2018 di Jalan Protokol Rejo Sari, Dusun VIII desa Suka Damai, sekitar pukul 19.00 WIB.

“Handphone milik korban dirampas pelaku jambret, akibatnya mengalami kerugian sekitar Rp2 juta,” kata Eddy Siswoyo.

Berdasarkan laporan itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Selanjutnya pada tanggal 30 November 2018, polisi berhasil meringkus tiga terduga pelaku sekaligus barang bukti hasil kejahatannya di daerah Meranti.

“Kita terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka AGH, karena saat dibawa untuk pengembangan berusaha melawan petugas. Kakinya ditembak setelah tidak mengindahkan peringatan,” jelas Kapolsek.

Sementara AGH yang telah ditetapkan sebagai tersangka, kepada Wartawan mengakui, bahwa dia bersama rekan-rekannya telah menjambret Winda, saat perempuan itu melintas di jalanan sepi sendirian sambil memegang Hand Phone-nya.

“Kami empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor, kemudian kami pepet korban sambil menunjang dan melarikan hand phone miliknya,” ungkap AGH diamini tiga temannya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku ditahan di Mapolsek Kota Kisaran guna penyidikan lebih lanjut. (W-04).