Minggu, 13 Mei 2018

Jelang Ramadhan Dinsos Razia Pekat

Jelang Ramadhan Dinsos Razia Pekat

Kisaran, (LWI Pos);

Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1439 H, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Asahan melakukan razia Penyakit masyarakat (Pekat), Sabtu malam (12/5/18) di Kisaran.

Razia yang melibatkan unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan TNI serta Kepolisian berhasil mengamankan 13 pasangan diduga mesum bukan suami istri (Pasutri) di berbagai hotel melati dan penginapan di wilayah Kabupaten Asahan.

Ke-13 pasangan tersebut langsung digelandang dan dibawa ke kantor Dinas Soaial Jalan Tusam untuk didata dan mendapat pembinaan dari tokoh agama yang sengaja dihadirkan pada malam itu.

Pantauan Wartawan, mereka yang diamankan didata dan diminta menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) selanjutnya membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Setelah membuat pernyataan, mereka kembali dikumpulkan di suatu ruangan untuk mendapat pembinaan. Kemudian diizinkan untuk pulang setelah mendapat jaminan dari keluarganya masing-masing.

Kadis Sosial Asahan Drs. Suprianto, M.Pd. melaui Kabid Rehabilitasi dan pembinaan Dinsos Sri Susanto menyampaikan, razia tersebut merupakan salah satu.program Pemerintah Kabupaten Asahan secara berkesinambungan dalam rangka mewujudkan Asahan yang Religius, Sehat, Cerdas dan Mandiri.

Susanto menyebut, dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 H Tahun 2018 M, sudah sepatutnya dilakukan penertiban terhadap penyakit masyarakat dalam rangka Asahan RSCM.

Sementara, Kasatpol PP Asahan Isa Harahap melalui Kabid Trantib Rosmita Hasibuan membenarkan razia pekat yang dibantu dengan unsur TNI dan Kepolisian berhasil menjaring dan mengamankan 13 pasang diduga mesum dibeberapa hotel melati dan penginapan.

"Kita bawa ke Dinas Sosial dan didata kemudian kita serahkan ke Dinas Sosial untuk dibina," katanya. (W-04).

Sabtu, 12 Mei 2018

Antusias..! Ribuan Massa Ikuti Tabligh Akbar Dan Zikir Bersama Dengan Ustadz Abdul Somad

Antusias..! Ribuan Massa Ikuti Tabligh Akbar Dan Zikir Bersama Dengan Ustadz Abdul Somad

Kisaran, (LWI Pos);

Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1439 H, PGRI Asahan bekerjasama dengan Pengajian Adz Zihniyah Asahan menggelar Tabligh Akbar dan Zikir bersama, Sabtu (12/5/18) di Masjid Agung H. Ahmad Bakrie Kisaran Jalan Sudirman Kisaran. 

Sebagai salah satu masjid kebanggaan masyarakat Asahan, Masjid Agung H. Ahmad Bakrie yang memiliki kapasitas sedikitnya 10.000 jamaah tersebut terlihat tidak mampu menampung antusias masyarakat yang ingin mendapatkan tausiah dari Ustad Abdul Somad Lc, MA yang berkesempatan hadir dalam acara tersebut. 

Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Forkopimda, Plt. Sekda, OPD, Ketua Pengajian Adz Zihniyah Asahan Hj. Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat juga hadir mendengarkan tausiah dari penceramah yang dijuluki ustadz sejuta viewer tersebut.

Bupati Asahan Drs. H. Taufan Gama Simatupang, M.A.P. menyampaikan rasa syukur dan haru atas hadirnya puluhan ribu jamaah yang tidak hanya warga Asahan, namun juga ada yang datang dari luar Asahan ke Masjid Agung Kisaran tersebut. 

"Ini menunjukkan bangkitnya ghirah umat Islam khususnya di Kabupaten Asahan," ujarnya.

Bupati juga berharap, agar masyarakat dapat mengambil inti sari dari ceramah yang disampaikan serta mengamalkannya dalam hidup dan kehidupan.

Lantunan Gema Takbir dari puluhan ribu jamaah menyambut kedatangan Bupati Asahan Drs. H. Taufan Gama Simatupang, M.A.P. dan Ustadz Abdul Somad yang datang bersamaan di Masjid yang merupakan salah satu ikon Kabupaten Asahan tersebut.

Dalam tausiahnya Ustad Abdul Somad yang cukup fenomenal dan terkenal berdakwah melalui media sosial tersebut, terbukti mampu menyihir puluhan ribu pasang mata jamaah yang hadir. Tausiah yang disampaikan juga “bergizi tinggi”, enak didengar serta “dibumbui” dengan porsi lucu yang wajar namun sarat makna. 

Mengusung Tema Menyambut Bulan Ramadhan, Ustadz Abdul Somad memberikan 5 nasehat penting kepada jamaah tentang bagaimana cara seorang muslim dan muslimah menyambut datangnya bulan penuh berkah tersebut lengkap dengan dalil – dalinya. 

“Sambut bulan ramadhan dengan Bertaubat Nasuha, meningkatkan hubungan yang baik sesama manusia (hablumminnas), Mempelajari ilmu tentang menjalankan ibadah di bulan Ramadhan, meningkatkan pemahaman tentang Al Quran serta meningkatkan sedekah," ujar Ustadz.

Di sela tausiahnya, beliau juga mengungkapkan rasa kagum dan bangga terhadap Pemerintah Kabupaten Asahan yang dipimpin Drs. H. Taufan Gama Simatupang, M.A.P. dan H. Surya, B.Sc. yang telah berhasil membangun masjid yang sedemikian megah lengkap dengan gedung Tahfiz Quran untuk meningkatkan kualitas umat menuju Asahan yang Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Ghofur. (W-04).

    

Jumat, 11 Mei 2018

Ops Patuh Polres Asahan 2018, 2 Tewas dan 2272 Pelanggar Ditilang

Ops Patuh Polres Asahan 2018, 2 Tewas dan 2272 Pelanggar Ditilang

Kisaran, (LWI Pos);

Operasi (Ops) Patuh 2018 berakhir, 2 orang tewas, 1 luka ringan dan 2 orang luka ringan karena terlibat kecelakaan lalulintas di jalan raya serta 2272 pelanggar ditindak langsung (Tilang) dan 1068 pengendara kendaraan bermotor ditegur.

Hal itu dijelaskan Kapolres Asahan AKBP Yemi Mandagi melalui Kasat Lantas AKP Hendrik Aritonang, Jumat (11/5/18) di ruang kerjanya.

 “Ops Patuh yang digelar selama 14 hari sejak 26 April 2018 hingga tanggal 9 Mei 2018 sudah berakhir dan banyak pengendara kendaraan bermotor yang diberikan tindakan lansung (Tilang) serta ditegur karena melanggar peraturan berlalu lintas," jelas AKP Hendrik.

"Telah terjadi empat kali kecelakaan yang mengakibatkan 2 orang tewas, 1 luka berat dan 2 luka ringan akibat kurang hati – hati saat mengendarai kendaraan,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga telah menahan barang bukti pelanggaran berupa Surat Izin Mengemudi (SIM) 741 lembar, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) 1144 lembar dan 387 kendaraan bermotor yang tidak memiliki dokumen yang lengkap.

Kami tetap mengimbau kepada masyarakat yang mengendarai kendaraan bermotor agar melengkapi surat–surat, menggunakan helm standar serta menghidupkan lampu utama dan memasang kaca spion.

“Patuhi aturan berlalulintas dan berhati-hati sebab akibat kelalaiannya dapat menimbulkan kerugian materi dan kehilangan nyawa, bukan itu saja pada dirinya melainkan dapat menimbulkan kecelakaan pada orang lain juga,” ujarnya.(W-04).

Pedagang Pasar Tradisional Simpang Empat Segera Ditertibkan

Pedagang Pasar Tradisional Simpang Empat Segera Ditertibkan

Kisaran, (LWI Pos);

Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1439 H dan dalam rangka memperlancar arus lalu lintas sepanjang jalan Perintis akan segera ditertibkan, terutama di Pasar Simpang Empat.

Hal itu dikatakan Camat Simpang Empat Drs. Armansyah saat memberi imbauan kepada para pedagang yang membuka lapak di tepi jalan depan Pasar Simpang Empat, Jumat (11/5/18)  di tempat yang sama.

Camat mengatakan, bahwa saat ini petugas Trantib Kecamatan Simpang Empat, Satpol PP Asahan yang dibantu pihak Kepolisian dan Koramil setempat melakukan penertiban terhadap pedagang yang menggelar dagangannya di pinggir jalan.

"Seperti biasa setiap menjelang datangnya bulan Ramadhan para pedagang ini saling berebut untuk dapat menggelar dagangan di depan, sehingga bahu jalan pun di jadikan lahan jualan," Armansyah.

Menurut Armansyah, pedagang yang membuka lapak di bahu jalan sangat mengganggu kelancaran arus lalu lintas, terlebih lagi jalan ini merupakan akses jalan negara dari kisaran menuju Tanjung Balai.

"Hari ini, kami mengimbau dengan kesadaran sendiri agar para pedagang membongkar dan pindah ke dalam pasar tradisional yang ada , dan kami melarang para pedagang untuk berjualan di tepi jalan ini selain mengganggu ketertiban dan arus lalu lintas menjadi macet serta keindahan kecamatan Simpang Empat juga tidak tampak. Namun bila para pedagang masih membandel tidak mau pindah ke dalam pasar tradisional, maka kami akan mengambil tindakan tegas dengan melakukan penggusuran," tegasnya.

Sementara, Odor (30) pedagang yang membuka lapak jualan tepat di seberang jalan depan pasar Simpang Empat mengatakan, pihaknya hanya sementara membuka lapak di pinggir jalan.

"Bila kami membuka jualan di dalam pasar tersebut jelas kami kalah bersaing dengan pedagang yang memiliki lahan di depan ini, hanya sementara kami membuka lapak jualan di sini, nanti bulan puasa sudah ada di dalam kami pak, kami minta pengertian pemerintah lah, ini demi untuk mencari kebutuhan hidup pak," pintanya memelas. (W-04).

Jelang Ramadhan, Dinsos Dan  Satpol PP Asahan Gelar Razia Gepeng

Jelang Ramadhan, Dinsos Dan  Satpol PP Asahan Gelar Razia Gepeng

Kisaran, (LWI Pos);

Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 H Tahun 2018 M, Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Asahan dibantu petugas dari Kepolisian dan TNI melakukan razia atau penertiban terhadap Gelandangan dan pengemis (Gepeng), Jumat (11/5/18) di kisaran kota Kisaran.

Dalam penertiban Gepeng tersebut pihaknya berhasil mengamankan 12 orang terdiri dari 2 perempuan dan 10 laki-laki diduga Gepeng dan langsung dibawa ke Dinas Sosial untuk mendapat pembinaan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Asahan Drs. Suprianto, M.Pd. melaui Plt. Kabid Rehabilitasi Sosial Sri Susanto mengatakan, bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk menertibkan para Gepeng yang mangkal dan meminta-minta di beberapa titik di inti kota Kisaran.

"Kita tertibkan Gepeng, untuk menciptakan situasi yang baik dalam mebyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 H," kata Susanto.

Susanto menyampaikan, pihaknya selalu bekerja sama dengan Satpol PP dalam menangani permasalahan tersebut, dan pihaknya selanjutnya melakykan pembinaan terhadap gepeng yang diamankan.

Pantauan Wartawan, ke-12 Gepeng yang terjaring razia satu per satu didata dan mengisi surat pernyataan kemudian diperbolehkan pulang setelah dijemput oleh keluarganya masing-masing. (W-04).

Kadisdikbud Asahan : Sekolah TK Harus Menyenangkan

Kadisdikbud Asahan : Sekolah TK Harus Menyenangkan 

Kisaran, (LWI Pos);

Sekolah Taman Kanak-kanak  (TK) harus menyenangkan, sebab dunia anak adalah dunia bermain yang merupakan hak anak yg harus terpenuhi dengan baik dan terkendali.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Asahan Asmunan, S.Pd. melalui Kabid Pendidikan Paud dan Non Formal Musa Al Bakrie, S.E., M.Si. saat memberikan sambutan pada acara pentas seni dan pelepasan Murid TK Kemala Bhayangkari 08 Kisaran, Jumat (11/5/18) di Jalan Perintis Kemerdekaan Kisaran.

Menurut Musa, Sekolah TK  harus menyenangkan bagi anak-anak, namun demikian dalam bermain tersebut harus disisipkan nilai edukasi, sehingga saat melanjutkan ke SD anak telah siap untuk menerima pelajaran.

Musa mengatakan, bahwa Sekolah TK berbeda tipis dengan SD, dimana anak-anak masih sangat perlu mendapat bimbingan dari orang tuanya untuk lebih mandiri.

Acara pentas seni dan pelepasan tersebut di hadiri Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari, Kapolres Asahan, Kabid Paud dan Non Formal, para orang tua murid dan undangan lainnya. (W-04).

Kamis, 10 Mei 2018

Reskrim Polsek Mandoge Amankan Seorang Pemilik Sabu

Reskrim Polsek Mandoge Amankan Seorang Pemilik Sabu

Kisaran, (LWI Pos);

Budi Santoso alias Budi (32) warga Desa Aek Nagali Dsn I Kecamatan Bandar Pulo diamankan Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Bandar Pasir Mandoge, Kamis (10/5/18) sekira pukul 15.00 WIB di Dsn VI Desa Suka Makmur Kecamatan Bandar Pasir Mandoge.

Budi ditangkap dan diamankan unit Reskrim BP Mandoge, karena diduga memiliki dan menguasai narkotika jenis sabu yang diedarkan di lingkungan masyarakat Desa Suka Makmur.

Kapolsek Bandar Pasir Mandoge AKP Azharuddin, S.H. mengatakan, penangkapan tersebut bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya peredaran narkoba di Dsn VI Desa Suka Makmur. Selanjutnya Kanit Reskrim memerintahkan anggota untuk melakukan penyelidikan dan selanjutnya anggota melakukan pengintaian dan benar, tepatnya hari ini Kamis tgl 10 Mei 2018 sekira pkl 15.00 Wib,  pihaknya berhasil mengamankan seorang pelaku tersebut di atas beserta barang bukti berupa Satu (1) buah botol kecil plastik hitam yg berisi 4(empat)  plastik klip kecil yg berisi butiran kristal yg diduga Narkotika jenis sabu dan (satu) buah HP merek Nokia warna Biru Hitam. Untuk menjalani proses pemeriksaan dan penyelidikan, Budi Irawan dan barang bukti dibawa ke Mapolsek BP Mandoge.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Budi Irawan akhirnya dijadikan tersangka berdasarkan laporan Polisi Nomor : LP/ 47  / IV / 2018 / Ash. Bp.mandoge, Tgl 10 Mei 2018.

Saat ini tersangka ditahan di Mapolsek BP Mandoge sebelum dipindahkan ke Mapolres Asahan guna proses hukum selanjutnya.(W-04).